Kamis, 21 Agustus 2014

politik dan strategi capres pemilu 2014



1.1            Latar Belakang

Masa pemerintahan  presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan  kabinet Indonesia Bersatu yang dipimpinnya akan habis masa kerjanya tahun 2014 ini, banyak calon calon presiden yang mengajukan dirinya untuk menjadi presiden dari berbagai partai yang ada di Indonesia, namun tahun 2014 ini hanya aka nada dua calon presiden dan dua calon wakil presiden yaitu Prabowo-Hatta dengan nomor urut 1 dan  jokowi-jusuf kalla dengan nomor urut 2.
Setelah usai melakukan pemilu legislatif pada awal bulan lalu, kini bangsa Indonesia akan mengadakan pemilu yang kedua yaitu pemilu pemilihan  presiden dan wakil presiden. Pemilu april lalu untuk menentukan berapa persen kursi partai di pemerintahan,dan pemilu nanti rakyat Indonesia diberikan lagi hak suaranya untuk memilih salah satu calon untuk menjadi presiden Indonesia 5 tahun kedepan.tahun 2014 ini rakyat sangat antusias menggunakan hak suaranya untuk memilih dan hanya sedikit orang yang golput atau tidak menggunakan hak suaranya.
Siapapun presiden yang terpilih pada pemilihan presiden 9 Juli nanti akan menentukan arah  perkembangan bangsa Indonesia yang telah berdiri selama 68 tahun ini,siapapun presiden yang akan terpilih semoga bisa membawa Indonesia menjadi Negara yang disegani lagi seperti era kejayaan presiden pertama kita Ir.Soekarno.                
1.2            Identifikasi Masalah

Untuk identifikasi masalah kali ini adalah bagaimana para calon presiden dan wakil presiden memaparkan visi dan misi mereka untuk memajukan bangsa .dan para calon presiden tersebut harus bisa amanah dengan  visi dan misi yang telah dibuat,visi dan misi yang baik akan dinilai oleh rakyat Indonesia sekaligus bisa menjadi daya tarik bagi sang calon presiden.dan sekali lagi yang penting siapapun presiden terpilih nanti bisa merubah Indonesia kearah yang lebih baik lagi dari berbagai sector mulai dari pangan,ekonomi,keamanan,teknologi dan lain lain
1.3            Rumusan Masalah

1.    Pengertian Politik dan Startegi Nasional?
2.    Penyusunan politik dan strategi nasional
3.    Visi dan Misi calon Presiden dan wakil presiden



1.4            Tujuan dan Manfaat laporan ini  

Tujuan dari penulisan  makalah ini adalah untuk memenuhi tugas softskill dari dosen Pendidikan Kewarganegaraan Universitas Gunadarma dan memberikan wawasan baru tentang Politik dan Strategi yang ada di Indonesia dan juga member manfaat kepada kita agar melek politik,dengan adanya tugas ini kita jadi tahu apa saja politik yang sedang terjadi di Negara kita saat ini.dan pembaca bisa memantau politik dan strategi dari masing masing pasangan capres untuk pemilu yang akan diadakan tanggal 9 juli 2014 mendatang.

BAB 2
PEMBAHASAN
2.1     Apa itu pengertian Politik dan Startegi Nasional?
                  
          Kata politik berasal dari bahasa Yunani yaitu Polistaia, Polis berarti  kesatuan  masyarakat yang mengurus diri sendiri (negara), sedangkan taia berarti urusan. Pengertian politik sendiri menurut beberapa ahli dan pengertiannya sangat banyak. Sedangkan pengertian politik menurut penulis sendiri adalah segala usaha masyarakat suatu daerah dalam yang dilakukan demi kepentingan masyarakatnya, yang meliputi nilai, prinsip, keadaan, cara, alat, pandangan, dan instrumen-instrumen lainnya yang dapat digunakan untuk mencapai kesejahteraan masyarakat tersebut. Sedangkan pengertian strategi berasal dari bahasa Yunani yaitu strategia yang artinya the art of the general atau seni seorang panglima yang biasanya digunakan dalam peperangan. Karl von Clausewitz berpendapat bahwa strategi adalah pengetahuan tentang penggunaan pertempuran untuk memenangkan peperangan, sedangkan perang adalah kelanjutan dari politik.


2.2     Penyusunan Politik dan Strategi Nasional

Politik dan strategi nasional yang telah berlangsung selama ini disusun berdasarkan sistem kenegaraaan menurut UUD 1945. sejak tahun 1985 telah berkembang pendapat yang mengatakan bahwa jajaran pemerintah dan lembaga-lembaga yang tersebut dalam UUD 1945 merupakan “suprastruktur politik”. Lebaga-lembaga tersebut adalah MPR, DPR, Presiden, DPA, BPK, MA. Sedangkan badan-badan yang ada dalam masyarakat disebut sebagai “infrastruktur politik”, yang mencakup pranata politik yang ada dalam masyarakat, seperti partai politik, organisasi kemasyarakatan, media massa, kelompok kepentingan (interest group), dan kelompok penekan (pressure group). Suprastruktur dan infrastruktur politik harus dapat bekerja sama dan memiliki kekuatan yang seimbang. Strategi nasional dilaksanakan oleh para menteri dan pimpinan lembaga pemerintah non departemen berdasarkan petunjuk presiden, yang dilaksanakan oleh presiden sesungguhnya merupakan politik dan strategi nasional yang bersifat pelaksanaan.

Pandangan masyarakat terhadap kehidupan politik, ekonomi, sosial budaya, maupun bidang Hankam akan selalu berkembang karena: 
a. Semakin tingginya kesadaran bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. 
b. Semakin terbukanya akal dan pikiran untuk memperjuangkan haknya. 
c. Semakin meningkatnya kemampuan untuk menentukan pilihan dalam pemenuhan kebutuhan hidup. 
d. Semakin meningkatnya kemampuan untuk mengatasi persoalan seiring dengan semakin tingginya tingkat pendidikan yang ditunjang oleh kemampuan ilmu pengetahuan dan teknologi. 
e. Semakin kritis dan terbukanya masyarakat terhadap ide baru.

2.3     Visi dan Misi Calon Presiden dan Wakil Presiden

Ekonomi Visi dan Misi Jokowi-JK di bidang Ekonomi:
1. Kami akan mendedikasikan pembangunan kualitas sumber daya manusia.
2. Kami akan membangun kedaulatan Pangan berbasis pada Agribisnis Kerakyatan.
3. Kami akan dedikasikan program untuk membangun daulat energi berbasis kepentingan nasional.
4. Kami berkomitmen untuk penguasaan sumber daya alam melalui pertama peningkatan jumlah pengusaha tambang nasional harus semakin banyak.
5. Kami berkomitmen untuk membangun pemberdayaan Buruh.
6. Kami berkomitmen untuk membangun penguatan sektor keuangan berbasis nasional.
7. Kami akan berkomitmen penguatan investasi sumber domestik.
8. Kami berkomitmen untuk membangun penguatan kapasitas fiskal negara.
9. Kami berkomitmen untuk penguatan infrastuktur.
10. Kami berkomitmen pembangunan ekonomi maritim.
11. Kami berkomitmen melakukan penguatan sektor kehutanan.
12. Kami akan membangun tata ruang dan lingkungan yang berkeberlanjutan.
13. Kami berkomitmen untuk membangun perimbangan pembangunan kawasan.
14. Kami berkomitmen membangun karakter dan potensi pariwisata.
15. Kami berkomitmen untuk mengembangkan kapasitas perdagangan nasional
16. Kami berkomitmen pengembangan industri manufaktur

Visi dan Misi Prabowo-Hatta di bidang Ekonomi:
Program Pembangunan Ekonomi:
1. Meningkatkan pendapatan per kapita penduduk dari Rp 35 juta menjadi minimal Rp 60 juta.
2. Meningkatkan pertumbuhan ekonomi mencapai 7 persen per tahun menuju pertumbuhan di atas 10 persen.
3. Meningkatkan pemerataan dengan menurunkan indeks gini dari 0,41 menuju 0,31.
4. Meningkatkan daya serap angkatan kerja menuju 2 juta lapangan kerja per tahun.
5. Membangun industri pengolahan untuk menguasai nilai tambah bagi perekonomian nasional.
6. Membangun dan mengembangkan industri nasional di bidang transportasi darat, transportasi laut, transportasi udara, serta alat berat dan alat mesin pertanian.
7. Mengambil kebijakan proaktif dalam menjaga stabilitas sektor keuangan.
8. Membangun Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dengan investasi pemerintah sekitar US$ 2,25-3 miliar selama tujuh tahun.
9. Menyelenggarakan APBN yang Pro-Rakyat, di antaranya dengan meningkatkan penerimaan negara dari pajak dari sekitar 12 persen hingga mencapai rasio menuju 16 persen dari PDB.
10. Menaikkan rasio belanja negara terhadap PDB secara signifikan sehingga mencapai di atas Rp 3.400 triliun atau secara kumulatif sebesar Rp 13.560 triliun selama 2015-2019. 11. Menurunkan defisit anggaran secara bertahap menjadi 1 persen dari PDB mulai 2017. 12. Mengurangi pinjaman luar negeri baru oleh pemerintah dengan target menjadi nol persen pada 2019.
13. Mengembangkan skema pembiayaan infrastruktur sosial, seperti air bersih dan rumah sakit, antara lain berdasarkan PPP/Private Finance Initiative (PFI).
14. Memperbaiki daya saing dunia usaha dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN dan persaingan global.
15. Menjadikan Indonesia sebagai pusat pengembangan perbankan/keuangan syariah dan industri kreatif muslimah dunia.
16. Membangun Kampoeng Kreativitas bagi pelaku industri kreatif di berbagai kota/kabupaten yang potensial.
17. Memprioritaskan peningkatan alokasi anggaran untuk program pembangunan pertanian, kehutanan, perikanan dan kelautan, koperasi dan UMKM, serta industri kecil dan menengah.
18. Mendorong perbankan nasional dan lembaga keuangan lainnya untuk memprioritaskan penyaluran kredit bagi petani, peternak, nelayan, buruh, pegawai, industri kecil menengah, pedagang tradisional dan pedagang kecil lainnya.
19. Mendirikan Bank Tani dan Nelayan yang secara khusus menyalurkan kredit pertanian, peternakan, perikanan dan kelautan.
20. Memperbesar permodalan lembaga keuangan mikro untuk menyalurkan kredit bagi rakyat kecil, petani, peternak, nelayan, buruh, pedagang tradisional dan pedagang kecil.

BAB 3
PENUTUP

 3.1            Kesimpulan

Dari materi yang sudah dituliskan diatas tentang politik dan strategi dari masing masing capres tahun 2014 semoga masyarakat bisa memahami visi dan misi dari pasangan capres,dan untuk presiden terpilih bisa bertanggung jawab akan hak suara yang diperoleh dari rakyat,dan untuk rakyat semoga bisa menggunakan hak pilih dengan sebaik baiknya dengan memilih presiden yang tepat. 
3.2            Saran

Disarankan untuk rakyat memilih presiden bukan dari visi misinya saja melainkan dari pemgalaman dan diri pribadi calon tersebut karena bisa menjadi point penting yang membuat kita tertarik untuk memilih dan sekaligus bisa jadi nilai lebih untuk para calon.gunakan hak suara anda untuk memilih bakal calon presiden Indonesia untuk masa jabatan 2014-2019,dan jangan golput walaupun sebenarnya golput adalah hak untuk setiap warga tapi golput bukan pilihan untuk tidak memilih.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar