1.1
Latar Belakang
Masa pemerintahan presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan kabinet Indonesia Bersatu yang dipimpinnya
akan habis masa kerjanya tahun 2014 ini, banyak calon calon presiden yang
mengajukan dirinya untuk menjadi presiden dari berbagai partai yang ada di Indonesia,
namun tahun 2014 ini hanya aka nada dua calon presiden dan dua calon wakil
presiden yaitu Prabowo-Hatta dengan nomor urut 1 dan jokowi-jusuf kalla dengan nomor urut 2.
Setelah usai melakukan pemilu
legislatif pada awal bulan lalu, kini bangsa Indonesia akan mengadakan pemilu
yang kedua yaitu pemilu pemilihan presiden dan wakil presiden. Pemilu april lalu
untuk menentukan berapa persen kursi partai di pemerintahan,dan pemilu nanti
rakyat Indonesia diberikan lagi hak suaranya untuk memilih salah satu calon
untuk menjadi presiden Indonesia 5 tahun kedepan.tahun 2014 ini rakyat sangat
antusias menggunakan hak suaranya untuk memilih dan hanya sedikit orang yang
golput atau tidak menggunakan hak suaranya.
Siapapun presiden yang terpilih pada
pemilihan presiden 9 Juli nanti akan menentukan arah perkembangan bangsa
Indonesia yang telah berdiri selama 68 tahun ini,siapapun presiden yang akan
terpilih semoga bisa membawa Indonesia menjadi Negara yang disegani lagi
seperti era kejayaan presiden pertama kita Ir.Soekarno.
1.2
Identifikasi Masalah
Untuk identifikasi masalah kali ini
adalah bagaimana para calon presiden dan wakil presiden memaparkan visi dan
misi mereka untuk memajukan bangsa .dan para calon presiden tersebut harus bisa
amanah dengan visi dan misi yang telah dibuat,visi dan misi yang baik
akan dinilai oleh rakyat Indonesia sekaligus bisa menjadi daya tarik bagi sang
calon presiden.dan sekali lagi yang penting siapapun presiden terpilih nanti
bisa merubah Indonesia kearah yang lebih baik lagi dari berbagai sector mulai
dari pangan,ekonomi,keamanan,teknologi dan lain lain
1.3
Rumusan Masalah
1.
Pengertian Politik dan Startegi
Nasional?
2.
Penyusunan politik dan strategi
nasional
3.
Visi dan Misi calon Presiden dan
wakil presiden
1.4
Tujuan dan Manfaat laporan ini
Tujuan dari penulisan makalah ini adalah untuk memenuhi tugas
softskill dari dosen Pendidikan Kewarganegaraan Universitas Gunadarma dan
memberikan wawasan baru tentang Politik dan Strategi yang ada di Indonesia dan
juga member manfaat kepada kita agar melek politik,dengan adanya tugas ini kita
jadi tahu apa saja politik yang sedang terjadi di Negara kita saat ini.dan
pembaca bisa memantau politik dan strategi dari masing masing pasangan capres
untuk pemilu yang akan diadakan tanggal 9 juli 2014 mendatang.
BAB 2
PEMBAHASAN
2.1 Apa itu
pengertian Politik dan Startegi Nasional?
Kata politik berasal dari bahasa
Yunani yaitu Polistaia, Polis berarti kesatuan masyarakat yang mengurus diri sendiri
(negara), sedangkan taia berarti urusan. Pengertian politik sendiri
menurut beberapa ahli dan pengertiannya sangat banyak. Sedangkan pengertian
politik menurut penulis sendiri adalah segala usaha masyarakat suatu daerah
dalam yang dilakukan demi kepentingan masyarakatnya, yang meliputi nilai, prinsip,
keadaan, cara, alat, pandangan, dan instrumen-instrumen lainnya yang dapat
digunakan untuk mencapai kesejahteraan masyarakat tersebut. Sedangkan
pengertian strategi berasal dari bahasa Yunani yaitu strategia yang artinya the
art of the general atau seni seorang panglima yang biasanya digunakan dalam
peperangan. Karl von Clausewitz berpendapat bahwa strategi adalah pengetahuan
tentang penggunaan pertempuran untuk memenangkan peperangan, sedangkan perang
adalah kelanjutan dari politik.
2.2 Penyusunan
Politik dan Strategi Nasional
Politik dan strategi nasional yang
telah berlangsung selama ini disusun berdasarkan sistem kenegaraaan menurut UUD
1945. sejak tahun 1985 telah berkembang pendapat yang mengatakan bahwa jajaran
pemerintah dan lembaga-lembaga yang tersebut dalam UUD 1945 merupakan
“suprastruktur politik”. Lebaga-lembaga tersebut adalah MPR, DPR, Presiden,
DPA, BPK, MA. Sedangkan badan-badan yang ada dalam masyarakat disebut sebagai
“infrastruktur politik”, yang mencakup pranata politik yang ada dalam
masyarakat, seperti partai politik, organisasi kemasyarakatan, media massa,
kelompok kepentingan (interest group), dan kelompok penekan (pressure group).
Suprastruktur dan infrastruktur politik harus dapat bekerja sama dan memiliki
kekuatan yang seimbang. Strategi nasional dilaksanakan oleh para menteri dan
pimpinan lembaga pemerintah non departemen berdasarkan petunjuk presiden, yang
dilaksanakan oleh presiden sesungguhnya merupakan politik dan strategi nasional
yang bersifat pelaksanaan.
Pandangan masyarakat terhadap
kehidupan politik, ekonomi, sosial budaya, maupun bidang Hankam akan selalu
berkembang karena:
a. Semakin tingginya kesadaran
bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
b. Semakin terbukanya akal dan
pikiran untuk memperjuangkan haknya.
c. Semakin meningkatnya kemampuan
untuk menentukan pilihan dalam pemenuhan kebutuhan hidup.
d. Semakin meningkatnya kemampuan
untuk mengatasi persoalan seiring dengan semakin tingginya tingkat pendidikan
yang ditunjang oleh kemampuan ilmu pengetahuan dan teknologi.
e. Semakin kritis dan terbukanya
masyarakat terhadap ide baru.
2.3 Visi dan Misi
Calon Presiden dan Wakil Presiden
Ekonomi Visi dan Misi Jokowi-JK di
bidang Ekonomi:
1. Kami akan mendedikasikan
pembangunan kualitas sumber daya manusia.
2. Kami akan membangun kedaulatan
Pangan berbasis pada Agribisnis Kerakyatan.
3. Kami akan dedikasikan program
untuk membangun daulat energi berbasis kepentingan nasional.
4. Kami berkomitmen untuk penguasaan
sumber daya alam melalui pertama peningkatan jumlah pengusaha tambang nasional
harus semakin banyak.
5. Kami berkomitmen untuk membangun
pemberdayaan Buruh.
6. Kami berkomitmen untuk membangun
penguatan sektor keuangan berbasis nasional.
7. Kami akan berkomitmen penguatan
investasi sumber domestik.
8. Kami berkomitmen untuk membangun
penguatan kapasitas fiskal negara.
9. Kami berkomitmen untuk penguatan
infrastuktur.
10. Kami berkomitmen pembangunan
ekonomi maritim.
11. Kami berkomitmen melakukan
penguatan sektor kehutanan.
12. Kami akan membangun tata ruang
dan lingkungan yang berkeberlanjutan.
13. Kami berkomitmen untuk membangun
perimbangan pembangunan kawasan.
14. Kami berkomitmen membangun
karakter dan potensi pariwisata.
15. Kami berkomitmen untuk
mengembangkan kapasitas perdagangan nasional
16. Kami berkomitmen pengembangan
industri manufaktur
Visi dan Misi Prabowo-Hatta di
bidang Ekonomi:
Program Pembangunan Ekonomi:
1. Meningkatkan pendapatan per
kapita penduduk dari Rp 35 juta menjadi minimal Rp 60 juta.
2. Meningkatkan pertumbuhan ekonomi
mencapai 7 persen per tahun menuju pertumbuhan di atas 10 persen.
3. Meningkatkan pemerataan dengan
menurunkan indeks gini dari 0,41 menuju 0,31.
4. Meningkatkan daya serap angkatan
kerja menuju 2 juta lapangan kerja per tahun.
5. Membangun industri pengolahan
untuk menguasai nilai tambah bagi perekonomian nasional.
6. Membangun dan mengembangkan
industri nasional di bidang transportasi darat, transportasi laut, transportasi
udara, serta alat berat dan alat mesin pertanian.
7. Mengambil kebijakan proaktif
dalam menjaga stabilitas sektor keuangan.
8. Membangun Kawasan Ekonomi Khusus
(KEK) dengan investasi pemerintah sekitar US$ 2,25-3 miliar selama tujuh tahun.
9. Menyelenggarakan APBN yang
Pro-Rakyat, di antaranya dengan meningkatkan penerimaan negara dari pajak dari
sekitar 12 persen hingga mencapai rasio menuju 16 persen dari PDB.
10. Menaikkan rasio belanja negara
terhadap PDB secara signifikan sehingga mencapai di atas Rp 3.400 triliun atau
secara kumulatif sebesar Rp 13.560 triliun selama 2015-2019. 11. Menurunkan
defisit anggaran secara bertahap menjadi 1 persen dari PDB mulai 2017. 12.
Mengurangi pinjaman luar negeri baru oleh pemerintah dengan target menjadi nol
persen pada 2019.
13. Mengembangkan skema pembiayaan
infrastruktur sosial, seperti air bersih dan rumah sakit, antara lain
berdasarkan PPP/Private Finance Initiative (PFI).
14. Memperbaiki daya saing dunia
usaha dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN dan persaingan global.
15. Menjadikan Indonesia sebagai
pusat pengembangan perbankan/keuangan syariah dan industri kreatif muslimah
dunia.
16. Membangun Kampoeng Kreativitas
bagi pelaku industri kreatif di berbagai kota/kabupaten yang potensial.
17. Memprioritaskan peningkatan
alokasi anggaran untuk program pembangunan pertanian, kehutanan, perikanan dan
kelautan, koperasi dan UMKM, serta industri kecil dan menengah.
18. Mendorong perbankan nasional dan
lembaga keuangan lainnya untuk memprioritaskan penyaluran kredit bagi petani,
peternak, nelayan, buruh, pegawai, industri kecil menengah, pedagang
tradisional dan pedagang kecil lainnya.
19. Mendirikan Bank Tani dan Nelayan
yang secara khusus menyalurkan kredit pertanian, peternakan, perikanan dan
kelautan.
20. Memperbesar permodalan lembaga
keuangan mikro untuk menyalurkan kredit bagi rakyat kecil, petani, peternak,
nelayan, buruh, pedagang tradisional dan pedagang kecil.
BAB 3
PENUTUP
3.1
Kesimpulan
Dari materi yang sudah dituliskan
diatas tentang politik dan strategi dari masing masing capres tahun 2014 semoga
masyarakat bisa memahami visi dan misi dari pasangan capres,dan untuk presiden
terpilih bisa bertanggung jawab akan hak suara yang diperoleh dari rakyat,dan
untuk rakyat semoga bisa menggunakan hak pilih dengan sebaik baiknya dengan
memilih presiden yang tepat.
3.2
Saran
Disarankan untuk
rakyat memilih presiden bukan dari visi misinya saja melainkan dari pemgalaman
dan diri pribadi calon tersebut karena bisa menjadi point penting yang membuat
kita tertarik untuk memilih dan sekaligus bisa jadi nilai lebih untuk para
calon.gunakan hak suara anda untuk memilih bakal calon presiden Indonesia untuk
masa jabatan 2014-2019,dan jangan golput walaupun sebenarnya golput adalah hak
untuk setiap warga tapi golput bukan pilihan untuk tidak memilih.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar